Ekspor Cincinot, Wardan: Cincinot Mulai Menjadi Perhatian Masyarakat

Ekspor Cincinot, Wardan: Cincinot Mulai Menjadi Perhatian Masyarakat
Bupati Inhil, HM Wardan saat memberikan sambutan.

HARIANRIAU.CO - Dikondisi harga kelapa yang lemah, siput laut merupakan penyelamat bagi para masyarakat Negeri Hamparan Kelaoa Dunia untuk menggantungkan hidup.

Harga hewan molluska yang lebih dikenal masyarakat Kabupaten Inhil dengan istilah Cincinot ini meningkat setelah dilakukan ekapor ke Malaysia.

"Awalnya Cincinot tidak dipedulikan oleh masyarakat. Saat harga kelapa turun, Cincinot mulai menjadi perhatian masyarakat," sebut Bupati Inhil, HM Wardan saat pisah sambut Kepala KPPBC TMP C Tembilahan, Selasa (31/12/2019).

Wardan mengatakan, dulunya Cincinot tidak punya harga sama sekali. Setelah di lakukan ekspor, harga Cincinot mulai mengalami kenaikan yang sangsat siknifikan.

"Kalau dulunya 4.000 rupiah per kilogram, tapi dengan sudah adanya kegiatan ekspor, harga Cincinotbbisa mencapai 10 ribu lebih perkilogram di pasaran," ujar Wardan.

Tak itu saja, pria beranak tiga ini mengungkapkan bahwa kegiatan ekspor yang dilakukan oleh masyarakat bisa mencapai puluhan ton.

"Mereka rutin melakukan ekspor ke Malaysia dua minggu sekali. Sekali pengiriman biasanya 10 ton lebih," tuturnya.

Untuk diketahui, Cincinot tersebut diekspor oleh masyarakat Kecamatan Tanah Merah, Inhil. Ekspor perda dilakukan Bupati Inhil, HM Wardan pada Senin (21/1/2019) lalu. 

Halaman :

Berita Lainnya

Index